
Keluarga besar MAN 3 Aceh Besar di Indrapuri, Jum’at 5 Agustus 2022 M bertepatan 7 Muharram 1444 H laksanakan peringatan Hari Besar Islam yaitu Bulan Muharram 1444 H.
Kegiatan PHBI ini dilaksanakan di Mushalla madrasah dihadiri seluruh perangkat madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan dan seluruh siswa/siswi.
Pada kagiatan ini tampil sebagai penceramah Ustadz Ajmaul Hadi, S.Pd.I pimpinan Pesantren Ruhul Amin Lamhasan Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar.
Kepala MAN 3 Aceh Besar Drs. H. Burhanuddin menyampaikan dalam arahannya bahwa kegiatan PHBI 1 Muharram merupakan agenda kagiatan tahun yang dilaksanakan di madrasah ini. Dan ini dilaksanakan sebagai saat kita semua menginstrospeksi diri serta bermuhasabah diri tentang apa saja yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya dan bagai mana hasilnya baik atau belum. Maka dengan bermuhasabah itu kita tau jika hal itu belum baik kita masih berkesempatan untuk memperbaikinya dimasa depan. Apa lagi kita masih berada diawal tahun.
Sementara Ustadz Ajmalul Hadi, sebelum menyampaikan taushiyahnya, beliau terlebih dahulu menjelaskan pengertian hijrah secara umum. Ia mengaharapkan adanya perubahan sikap kita dari yang tidak baik kepada yang baik. Itulah salah satu hal yang perlu kita perbaiki dalam hidup kita yang diperintahkan oleh agama yang kita anut yaitu Islam.
Hijrah pada masa Rasulullah itu merupakan perpindahan dari mekkah kemadinah dalam arti mengembangkan dakwah Islam yang dilakukan baginda Rasul Muhammad SWA bersama sahabatnya Abubakar.
Dalam penyampaikan ceramah yang disampaikan Ustadz Ajmalul Hadi, semua para siswa dan siswi diam dan sekali-kali tertawa dengan iringan ceramahnya yang kadang-kadang cocok dan tepat sasaran yang sedang terjadi saat sekarang. Apalagi ceramah yang disampaikan ustadz dicampur antara bahasa Aceh dengan bahasa Indonesia yang kadang-kadang sulit kita terjemahkan dari bahasa Aceh ke bahasa Indonesia.
Tgk Ajmalul Hadi menitik beratkan dan sebagai rangkuman dari ceramahnya itu adalah pada melaksanakan seluruh perintah Allah dan meninggalkan seluruh larangan-Nya sebagaimana yang disampaikan Nabi Muhammad SAW, pinta Ajmalul Hadi.

