
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar kembali membuktikan taringnya di kancah kompetisi sains tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Kemenag Aceh Besar II Tahun 2025, tiga srikandi madrasah ini berhasil memborong medali setelah bertarung sengit melawan ratusan peserta lainnya se-Indonesia.
Capaian gemilang ini dikonfirmasi langsung melalui hasil resmi kompetisi yang digelar bekerja sama dengan Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI). Ketiga siswa tersebut tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengukuhkan MAN 3 Aceh Besar dalam penguasaan bidang Biologi dan Matematika.
Prestasi tertinggi diraih oleh Haura Assyifa, yang sukses mengamankan Medali Perak pada Mata Pelajaran (Mapel) Biologi. Ketangguhan Haura dalam menganalisis persoalan sains menjadikannya salah satu peserta terbaik di ajang tersebut.
Tak berhenti di situ, dua medali lainnya dipersembahkan oleh Melia Syafira, Peraih Medali Perunggu Mapel Matematika dan Elia Syakira, Peraih Medali Perunggu Mapel Biologi.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kurikulum madrasah mampu bersaing ketat dengan standar olimpiade nasional.
Plt. Kepala MAN 3 Aceh Besar, Ismail, S.Pd.I., M.Ag., menyatakan rasa bangga dan apresiasinya atas dedikasi para siswa dan guru pembimbing. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari kerja keras dan persiapan matang di lingkungan madrasah.
“Terima kasih atas capaian membanggakan ini. Satu medali perak dan dua medali perunggu adalah kado luar biasa bagi sekolah. Ini membuktikan bahwa siswa kita memiliki daya saing tinggi di bidang sains,” ujar Ismail dalam keterangannya.
Keberhasilan ini selaras dengan slogan “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia” yang diusung oleh Kemenag. MAN 3 Aceh Besar terus berupaya mencetak generasi yang unggul dalam bidang akademik sekaligus memiliki karakter religius yang kuat.
Prestasi di awal tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa MAN 3 Aceh Besar untuk terus mengukir prestasi di ajang-ajang berikutnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional.[]

