
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Poltekpel Malahayati, Sabtu, 3 Januari 2026, MAN 3 Aceh Besar sukses mengamankan empat penghargaan bergengsi sekaligus.
Capaian ini mencakup prestasi di level nasional hingga pengakuan tata kelola lembaga. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi kolektif antara siswa, tenaga pendidik, dan manajemen madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan modern melalui penguatan riset dan literasi.
Nama Andis Febrina menjadi sorotan utama setelah ditetapkan sebagai Siswa Berprestasi Tahun 2025. Andis sukses mengharumkan nama Aceh Besar di panggung nasional melalui ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Riset 2025 di Tangerang, Banten. Ia tidak hanya membawa pulang medali perunggu (Juara 3), tetapi juga menyabet predikat Poster Terbaik dalam kompetisi tersebut.
Keberhasilan di bidang riset ini diperkuat dengan apresiasi kepada dua sosok penggerak di balik layar. Ismail, S.Pd.I., M.Ag. dan Rizka Ayu Putri, S.Si. dianugerahi penghargaan Guru Berprestasi Tahun 2025. Keduanya dinilai sukses menjalankan peran mentor yang mampu mengantarkan siswa bersaing di level tertinggi nasional.
Di sisi kelembagaan, MAN 3 Aceh Besar menerima penghargaan sebagai Madrasah Aktif Literasi 2025. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang inspiratif bagi siswa maupun Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Menanggapi raihan tersebut, Ismail, S.Pd.I., M.Ag., yang juga merupakan Plt. Kepala MAN 3 Aceh Besar sekaligus penerima penghargaan Guru Berprestasi, menyampaikan rasa syukur mendalam.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan buah dari konsistensi dan kerja keras kolektif. Raihan Andis Febrina membuktikan bahwa siswa madrasah kita mampu bersaing dalam inovasi dan riset global,” ujar Ismail usai upacara peringatan HAB ke-80.
Ismail juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak atas capaian ini. Ia menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Besar, H. Saifuddin, S.E., atas kebijakan dan kebijaksanaannya selama ini.
Apresiasi senada juga disampaikan kepada Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Aceh Besar, H. Suryadi, S.Ag., M.Pd., atas arahan dan pembinaan yang intensif. “Status Madrasah Aktif Literasi adalah tanggung jawab besar untuk terus merawat ekosistem intelektual. Ini adalah kado terindah bagi kami di Hari Amal Bakti tahun ini,” tambahnya.
Bagi MAN 3 Aceh Besar, pencapaian ini merupakan manifestasi dari semangat “Ikhlas Beramal” yang menjadi marwah Kementerian Agama. Keberhasilan ini diharapkan menjadi katalisator bagi madrasah lain di Aceh untuk terus memacu prestasi dan inovasi di masa depan.[]

