Percaya Diri

By. Fajratul Ghina

Ada seorang anak perempuan bernama Wina dan dua saudara. Mereka tinggal bersama kedua orang tua di  rumah yang sederhana. Wina juga memiliki tiga orang sahabat yakni Dea, Nada, dan Gia.

Pagi hari Wina pergi kesekolah diantar oleh abang dengan sepeda. Sesampai di gerbang Wina bertemu dengan buk Lia wali kelas. “Wina  akhir bulan ini disekolah kita di adakan lomba  . Lomba ini lawan antar kelas. Tolong beri tahu kepada teman di kelasmu ya”.baik buk jawab Wina dengan gembira.

Di dalam ruang Wina langsung menyampaikan pesan buk Lia tadi.Waktu jam istirahat teman Wina langsung mejumpai buk Lia untuk mendaftar lomba.  Dea ikut lomba kelereng, Gia lomba lompat karung, Nada dan Wina lomba lari.

Lomba tinggal dua minggu lagi, namun dari kelas Wina masih belum ada perwakilan lomba pidato. Buk Lia marah karena tidak ada satupun yang mau. Semua mengatakan gugup, gak bisa hafal teks, intinya mereka punya alasan tersendiri. Kebetulan lomba Wina ikut berbeda  hari dengan lomba pidato. Ia orangnya juga  mau mencoba segala kesempatan yang ada di depan mata. Akhirnya Wina menjadi perwakilan pidato antar kelas.

Setiap pulang sekolah Wina selalu berlatih bersama kakaknya. Bahkan satu keluarga membantu Wina.Sampai sampai Wina ketiduran dalam berlatih.

Hari perlombaan pidato pun tiba, giliran Wina yang tampil di atas panggung. Ia tampaknya malu malu tetapi dengan dorongan semua teman Wina memberi semangat.Akhirnya Wina bisa berpidato dengan sangat baik.

Hingga suatu hari pembagian hadiah Ia mendapat juara pertama.Dengan juara tersebut Wina mau melatih bakat lebih giat dan berdoa. Dengan bakat tersebut Wina bisa mengikuti lomba terpilih di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Semua orang di sekitar Wina bangga dengannya.

Semua orang bisa melakukan nya asalkan Ia PERCAYA DIRI. Dengan PERCAYA DIRI akan membuat pribadi yang kuat dan tidak akan terkalahkan oleh siapapun. Tetapi juga butuh berusaha dan berdoa. Demi kelancaran dan kemudahan.

–TAMAT–

Scroll to Top